Thursday, April 24, 2008

7 Pilar Jemaat yang Dewasa

Segera Beredar!

Pdt. Gilbert Lumoindong, Gembala Jemaat GBI JaCC (GLOW), Jakarta
Rekan sekerja, sahabat dan juga mentor saya, Daniel Ong, adalah seorang Hamba Tuhan dan inspirator yang luar biasa, sehingga jika ia mengupas tentang KEDEWASAAN, pasti tergali dari “pergaulan” kesehariannya dengan Tuhan, jemaat, serta kehidupan itu sendiri. Seperti biasa, prinsip dalam buku ini sangat praktis dan mudah diikuti, namun jika mempraktekkannya, DAMPAK yang DAHSYAT akan menyertai pelayanan kita. Selamat menjadi DEWASA dan memiliki kehidupan yang BERDAMPAK.

Pdt. Timotius Arifin, Gembala Senior GBI Denpasar (ROCK), Bali
Saya mengenal Pdt. Daniel Ong yang berhasil membangun komunitas anak-anak muda yang berkemenangan dan menjadikan mereka putra-putra di kota Perth, Western Australia. Di dalam kitab Kejadian, di Taman Eden, Sang Bapa membangun hubungan dengan putra (Adam) dan putri-Nya (Hawa) dan menginginkan mereka membangun generasi selanjutnya. Demikian juga ketika Sang Putra datang ke bumi, Dia memulihkan keluarga rohani ini. Di dalam Kerajaan Allah, hubungan antara Raja dan putra-putri-Nya menjadi maha penting. Karena itu, buku ini memberikan pengertian yang praktis tentang rencana Allah tersebut. Tuhan dan Raja kita Yang Mulia, Tuhan Yesus Kristus memberkati semua. Shalom!

Dr. Dasaad Mulijono, Internist & Interventional Cardiologist
Di akhir zaman ini, banyak orang datang ke gereja untuk mencari mukjizat, terutama kesembuhan dari penyakit yang sudah tak dapat disembuhkan oleh dokter, ataupun pemulihan dari cacat akibat penyakit/kecelakaan, pemulihan dari keluarga yang berantakan, usaha yang bangkrut, keterikatan obat-obatan/narkoba, mencari jodoh, lepas dari ikatan kuasa kegelapan, dan sebagainya.
Memang Tuhan kita yang penuh kasih, Yesus Kristus, akan mengabulkan permintaan-permintaan di atas. Namun tujuan gereja yang sebenarnya bukanlah itu semata-mata. Gereja adalah tempat di mana kebenaran-Nya diajarkan dengan tujuan akhir menciptakan umat untuk menjadi seperti Yesus. Bukan untuk mendapatkan kuasa seperti Yesus, tetapi untuk mempunyai hati dan karakter seperti Dia.
Masalah terbesar mengapa misi dam visi gereja sering tak terwujud adalah dikarenakan sikap umat yang masih suam-suam kuku; hati, pikiran, dan tindakan setiap orang dikendalikan oleh dirinya sendiri. Walaupun gereja dipimpin oleh Tuhan Yesus sekalipun, tetapi kalau umat tetap kurang beriman, umat mendua hati, atau tak taat pada firman-Nya, maka semua visi dan misi gereja akan percuma. Karena itu, kita perlu bersekutu erat dengan Tuhan, membaca/menghayati dan menerapkan firman-Nya, dan membiarkan Roh Kudus bekerja leluasa dalam diri dan hidup kita.
Saya menyambut baik buku dari saudaraku terkasih, Daniel Ong, yang mempunyai visi dan misi yang sama. Saya yakin gereja AOC, Alpha Omega Community, dapat mewujudkan keinginan Tuhan kita yang sangat kita cintai, Yesus Kristus, agar kita semua menjadi umat yang sulung di akhir zaman ini.